Perasaan malas mulai terasa
7 tahun yang lalu, saya sempet melanjutkan kuliah ke STAIN pontianak jurusan Tarbiyah. Mungkin karena ketidakcocokan mata kuliah yang selalu bertentangan dengan bidang yang saya tekuni saat itu makanya saya berinisiatif untuk berhenti dari kampus tersebut dan langsung menjajal bidang yang saya senangi, yakni IT.
6 tahun terlewatkan dengan berkerja, dari perusahaan swasta, menjadi honorer di lembaga pemerintah hingga kembali lagi freelance. Dari kota pontianak, bandung, jakarta, medan, aceh hingga balik lagi ke pontianak.
Sekarang saya melanjutkan kuliah lagi di D3POLNEP jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. D3TKJ ini merupakan salah satu langkah dari program Jaringan Pendidikan Nasional. Mengapa kok bisa nyasar ke DIKNAS, yah karena saya merupakan salah satu Konsultan IT di Diknas Provinsi Kalimantan Barat ini.
Namun masuk ke semester ke II, pada minggu pertama masuk kuliah, saya sangat senang dikarenakan bertemu dengan dosen baru dengan karakteristik mengajar yang menurut saya memang user friendly. Yakni dosen Object Oriented Programming.
Disamping itu, saya mulai ragu dengan D3TKJ Jardiknas ini, dikarenakan banyaknya posting dari teman-teman TKJ dari daerah lain melalui milis mereka yang merasa kecewa dengan keputusan yang di ambil oleh pengambil kebijakan di pusat. Sehingga saya merasa down untuk melanjutkan kuliah tersebut.
Ada rumor yang mengatakan bahwa :
“Jika sudah selesai dari D3TKJ ini, maka akan melaksanakan kontrak pekerjaan dengan Diknas sebagai konsultan selama 3-10 tahun. Dan yang tidak diduga lagi, kemungkinan akan diangkat menjadi pegawai tetap menjadi pegawai diknas, dalam hal ini Pegawai Negeri Sipil.”
Saya pribadi, bukan menolak rezeki akan rencananya pengangkatan pegawai negeri dilingkungan diknas ini (jika itu memang benar adanya), tetapi saya memang sudah tidak punya keinginan lagi sedikitpun untuk bergabung menjadi pegawai pemerintah.
Mengapa?
Sebelum saya menjadi honorer atau menjadi konsultan di beberapa instansi pemerintah, saya memang sangat berkeinginan untuk menjadi pengabdi negara yang notabene “selamat sampai masa tua”.
Namun ada beberapa hal yang saya sangat-sangat tidak cocok dengan pola kerja pemerintah yang akhirnya memaksa saya untuk berfikir idealist.
Mungkin tidak bisa dibahas disini karena kemungkinan besar akan menimbulkan pro dan kotra mengenai pendapat saya.
Yang pasti untuk saat ini, InsyaAllah saya akan tetap berusaha sebagai pemain freelancer yang berkerja profesional dengan bertitik berat pada mencari kejujuran.

Leave a Reply