APEKSI CITY EXPO 2007 PONTIANAK

Pameran city expo 2007 kali ini diadakan di kota pontianak. Penyelenggara dari acara ini yakni Pemerintah Kota Pontianak, APEKSI, dan masih banyak lagi support dari berbagai pihak.

Acara ini sangat bernilai positif bagi perkembangan kota, khususnya bagi kota pontianak.

Namun menurut saya pribadi, terjadi banyaknya keanehan dalam penyelenggaraan Pameran City Expo kali ini. Sehingga menarik perhatian masyarakat untuk berfikir sejenak, bahwa apa yang sebenarnya terjadi dengan Walikota pontianak and.da.gank?

 Mengapa tidak, mengikuti jadwal yang telah ditentukan untuk menyelenggarakan expo ini, seminggu sebelum pameran ini dimulai, saya melihat kesibukan disana-sini yang tidak seperti biasanya.

 Pemasangan advertising besar-besaran, baik melalui billboard, media cetak, hingga media elektronik.

Sumber dana APBD atau APBN atau catutan dari pos anggaran kegiatan yang lain? Sehingga bisa menyelenggarakan advertising yang sedemikian besarnya?

 Iklan yang ditampilkan apakah sesuai dengan tema City Expo?

Pada Gambar iklan disana-sini, koq ada ngikut Fotonya ibu Dra. Sri Astuti , Msi?? Emang dia siapa diacara ini?

Sebagai informasi, Dra. Sri Astuti adalah istri dari Walikota Pontianak dr. H. Buchary A. Rachman S.Pkk. dan si-Ibu ini koq yg paling sibuk ngurusin ini dan itu, wewenang apa dibalik ini? Memang selama ini, kesan yang saya ambil dari Si-Ibu ini memang terlalu ambisius, secara pribadi saya menilai “tidak masuk hitungan deh untuk calon gubernur atau calon walikota”. Jadi apa daerah ini jika dapet pemimpin yang ambisius seperti ini (“ambisius” dalam hal ini.. yah u know la.. istri pejabat gitu loh).

Sekali lagi ini merupakan Pendapat pribadi.

 Event Organizer gak informatif.

Drs. Hasan Rusbini (Ketua umum Rakernas APEKSI dan ICE 2007 Kota Pontianak)

Mengatakan “pemberitahuan para peserta oleh Event Organizer (EO) kepada pemkot terlambat. Ini membuat panitia Pemerintah ‘keteteran’ menyiapkan segala sesuatu, terutama persiapan penginapan bagi walikota dan peserta yang fix hadir.

Sumber: Harian Berita Khatulistiwa (BERKAT) Jum’at 8/6/2007.

Pastinya, event ga beres yang malu juga nama besar PONTIANAK. Apakah Pemkot salah pilih EO?

 Pemkot mengajarkan kepada masyarakat untuk bermuka 2

Karena adanya event City Expo 2007 jalan-jalan dikota di perbaiki dan dibersihkan, pemasangan lampu taman di jalan-jalan Protokol, mencabut iklan-iklan yang membuat kota penuh akan spanduk.

Kalo tidak ada event berarti tidak ada pembenahan dong?

Jalanan yang berlubang biasanya menunggu berbulan-bulan baru diperbaiki.

Setelah event ini, apakah kota pontianak akan kembali kumuh?

Apakah Walikota Malu Menunjukkan wujud kota pontianak yang sehari-harinya macet, kumuh dimana iklan dan spanduk bertebaran dikota?

Yang membuat saya heran, spanduk-spanduk dan iklan-iklan pada dicabut semua, tapi mengapa spanduk BAKAL CALON GUBERNUR KALBAR tidak dicabut? Bukannya Belum waktunya untuk Kampanye??? Bukannya Iklan calon Gubernur kalbar ini berserakan dimana-mana? Sehingga taman kota yan seharusnya tidak boleh memasang iklanpun menjadi korban AMBISI kekuasaan? Kembali lagi masalah POLITIK GAK BERES yang ada didaerah ini.

 

Saya mendukung penuh City Expo 2007.

Namun saya juga muak dengan politik daerah ini.

 

Nb: seluruhnya kembali ke masyarakat itu sendiri. Tulisan diatas merupakan Karya tulisan pribadi.

 http://berkattoday.com/berita/search?qs=apeksi

~ oleh Abimanyu Yusuf di/pada Juni 13, 2007.

4 Tanggapan to “APEKSI CITY EXPO 2007 PONTIANAK”

  1. semoga tulisan mas abi dibaca para poli-tikus itu :)

  2. wah….

  3. bener jg pendapat mas abi tuh..emang klo ada hajatan besar pemkot bru kalng kabut urus sana urus sini, akhirnya keteteran juga…yg malu sapa kita juga kan..itu negatifnya.. klo positifnya salut emang pemkot bisa nggelar keg nasional sperti ini.. tp kedepannya mesti di benahi key…salam

  4. enda mau nanya…
    gmn sih pendapat tentang pilkada tahun ini?
    kayaknya heboh bgt…

Tinggalkan Balasan